Dokumentasi pribadi 17 Desember 2021

Setiap kali Si Kakak bangun, ia hampir selalu berucap: "Mau liat kereta, Bi..."  

Kurang lebih sudah 6 bulanan ini anak sulung saya ngasih kerjaan rutin pagi hari. Nontonin kereta barang lewat. Rasa-rasanya seluruh rangkaian dalam 1 hari Si Kakak akan indah jika sudah menyaksikannya di pagi hari.

Video perdana melihat kereta di tanggal 30 Juni 2021, tapi belum kepikiran memvideokan keretanya.

Si Kakak lebih suka liat kereta barang daripada kereta penumpang. Ketika saya tanya, "kenapa kakak suka kereta barang?", jawabannya cuma: "Suka kereta barang...". Wajarlah, masih berumur 4 tahun.

Setelah saya tanya berulang kali, akhirnya dia menjawab begini: "kereta barang panjang...".

Asumsi saya, kenapa Si Kakak begitu suka kereta barang itu karena gerbongnya berwarna-warni, bahkan kadang ada tanki juga. Variasi itu yang mungkin bikin Si Kakak seneng.

Coba cek reaksi Si kakak ketika melihat kereta penumpang:

Video 26 November 2021

Coba bandingkan ketika Si Kakak menyaksikan kereta barang:

 Video 17 Desember 2021

Kerasa bedanya, kan... Gimana bahagia terpancar dari rona muka Si Kakak ketika kereta barang lewat di hadapannya.

Saya khusus meluangkan waktu bersama Si Kakak, bahkan sering dengan Si Adik pada jam 6-8 pagi untuk mengecek kereta lewat di rel kereta dekat tempat tinggal kami.

Dalam rentang waktu tersebut, Si Kakak bisa saja melihat kereta penumpang, bisa saja lihat kereta barang favoritnya. Beragam pokoknya.

Kalo kakak belum lihat kereta barang di suatu pagi, biasanya ia meminta saya untuk menemaninya ke area rel kereta di waktu siangnya. Biasanya saya bilang: "lihat laginya besok, ya, Kak...".

Kenapa besok?

Karena kalo lebih dari jam 8, saya udah ada agenda lain. Lagian kalo udah siang, panasnya bisa sangat menyengat.

Ngomong-ngomong, saya menulis draft tulisan ini sewaktu menunggu kereta lewat di tanggal 17 Desember 2021 di jam 06:58 WIB.

Terimakasih telah membaca cerita saya hari ini.

Wiradesa, 17 Desember 2021