Alasan Bikin Konten

Kamu suka nonton video Youtube?

Photo by AQVIEWS on Unsplash

Sadar nggak, kalo sebagian besar Content Creator di Youtube akan mengucapkan kalimat semacam ini:

"Jangan lupa like, comment, share dan subscribe, ya... Biar gue semangat bikin content berikutnya..."

Menurut kamu, itu benar atau salah?

Apapun jawaban kamu, itu hak kamu.

Di tulisan ini saya nggak mau membahas hal tersebut, saya mau mundur dulu ke belakang. Mundur ke bagian alasan utama apa yang membuat seseorang bikin konten. Apakah karena ingin berkarya semata, apakah karena ingin dapet pujian dari netizen, apakah karena ingin mencari penghasilan? Ataukah apa karena hal lain?

Niat akan mempengaruhi proses yang berjalan.

Kalo niatnya kuat, ketemu kendala di proses bukanlah masalah. Bakal dihajar terus sampai ketemu solusinya. Biasanya sang creator nggak mudah menyerah.

Sebaliknya, kalo niatnya belum kuat, ketika ketemu masalah, sang creator cenderung pasrah dengan situasinya.

Nah, semisal kayak pernyataan di atas, semangat bikin konten untuk mencari like, comment, share dan subscribe, itu gimana?

Coba kita bayangin. Kalo konten yang dibikin, kemudian mendapatkan hasil seperti harapan, puas tentunya, kan... Tapi gimana kalo masih di awal banget bikin konten, upload ke Youtube, kemudian hasilnya belum ada yang ngasih like, komen, share, bahkan belum ada subscriber? Kecewa? Kemungkinan besar begitu.

Udah susah payah posting di socmed, biar videonya ditonton orang banyak, dikomentarin isi videonya, lalu dibagi-bagikan biar viral, terus banyak subscriber berdatangan, hingga bikin channel Youtube-nya terkenal, tapi faktanya masih zonk. Maka wajar saja kalo kecewa berat. Semacam menyalahkan berbagai sisi, entah itu nyalahin diri sendiri atau lebih buruknya nyalahin orang-orang kenapa nggak mau ngasih like, komen, share dan jadi subscriber.

Kalo nyalahin pihak penonton kan agak gimana gitu, ya..

Logikanya, penonton bakal setia menonton apapun video yang kita bikin, kalo emang kualitas video kita itu bagus.

Kualitas bagus itu bukan cuma mengandung 1080 pixel, 2K atau bahkan 4K, tapi justru lebih dipengaruhi oleh isi videonya. Apakah isi video sesuai dengan minat penonton? Apakah isi video mengandung solusi atas permasalahan yang dihadapi penonton? Kalo enggak, kemungkinan penonton akan segera menutup video kita. Nggak akan menonton hingga selesai. Ya karena isi video nggak sesuai dengan keinginan penonton.

Sama halnya dengan aktifitas nge-blog, kalo alasannya karena mencari pujian netizen, ya berat perjalanannya. Bisa-bisa segala hal yang trending akan diposting. Nggak peduli itu berdampak baik atau buruk ke pembaca.

Ngawur kalo nggak punya filter begitu.

Idealnya, sebagai seorang content creator harus memiliki prinsip yang jelas. Terutama menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam membuat konten. Ngerti apa saja yang layak dibahas melalui media yang dimiliki. Itu tentang integritas.

Kembali ke konten Youtube, coba sedikit mengingat. Sekian waktu lalu bermunculan content creator yang kelewat batas di Youtube.

Ada Youtuber yang bikin prank bingkisan berisi sampah. Ada yang bikin konten mengarah ke wik-wik. Parah pokoknya. Beritanya viral. Netizen gregetan atas eksistensi Youtuber semacam itu.

Ada juga yang mempermainkan sholat di video Tiktok. Lalu diciduk pihak berwajib. Sungguh keterlaluan.

Kalau mau memulai bikin konten, ya silakan bikin. Tapi harus konten yang baik. Bukan mengajarkan keburukan.

Jika membuat konten yang ngajarin keburukan, khawatirnya malah mengalirkan dosa setiap kali ada orang yang mengamalkan keburukan dari isi konten yang dibuat. Ngeri? Banget!!!

Semoga menjadi bahan renungan siapapun yang ingin atau sudah menjadi content creator.

Terimakasih telah membaca cerita saya hari ini.

Wiradesa, 2 Februari 2022

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEi20lfnow3QxP3Kc-J97UjazD-A6Rmlw2zsWiEtWELV9fxwTi5ziEoaqksJpcNF5osZygSDl-dUUkv0iYgkarvFHqdTTy7n_hFdYLSDtzyXe4H6hhHEoSVRXuF_e6h-o-P7yo8ZoF0KCSLPG0n2mEKgZWL_-weYvfWWDQnUgspQxLuSAuVUz72nZFidrg=s16000
https://shp.ee/bpf6c9h
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhD0Eq7xBQ7tIFbIK7Q_ECgIN6RtBZmrjR9YqggvtcsZ1CoHXwNN9jIsBMKBq03Zya3OntDoqh5E-nEGOnJX7nKl6fpqanGh9_DJV1IqQCUl3UkdtugmLBieSak_Pq-ahg6VdfxcaSCLmJJob8e2ndhYblPOVR0ejd3wIC-6qGxS2rorSdmueB1gpkRzA=s16000
https://shp.ee/m8bycch
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhMHrequR_uiFqHUSPt2thla2lqOVUNoui7mo8a0RoSEJ11oovhPG4cQSxMs2ltpJ5FZcuZg59zkwasw7EWVTL7xyNLsB3KjN5wztNTU4ETP_K9wI9FjqeMfZr4becfFFc7xKjiLuIA9IBihgRbo98bVwbu_T09Lh6OZbG0PSN2aLK2q5ZKwyqPoMJn0Q=s16000
https://shp.ee/6p8qtih
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgjJ6RZa4pWp-Tb7MaMnnsm-M7-RX3ho3v0o2WMDZMWHpsjY8p-KGJwUw8n4Ip2mVIpAsDT6kFhsMd433EisJCycOjTTt0i_AzcctOSV_i5gxi94W-MrUQgLmsdg9sw2rAOlSSWnayIXB63EwI4H1HdExTGwYmtm4H5RgUN5sj1tWniSQQ7Qu6CODx5uw=s16000
https://shp.ee/uap8v7h

Posting Komentar

0 Komentar