Berbuat Baik itu Mudah, Tapi...

Berbuat baik ke orang lain itu mudah, tapi berbuat baik kepada orang yang kamu ingat pernah melukai perasaan kamu itu nggak mudah. Namun jika kamu berhasil melakukannya, kamu akan berada di level yang lebih tinggi daripada versi diri kamu sebelumnya.

Thanks to Nathan Dumlao on Unsplash

Saya sedang berupaya melakukan hal itu. Butuh perjuangan untuk membuat diri ini bisa bersikap baik-baik saja.

Saya pikir ada beberapa sebab bahwa orang tersebut:

- mungkin nggak sengaja melukai perasaan saya

- mungkin nggak sadar bahwa ucapan atau perilakunya bikin saya kesel, kecewa dan semacamnya

- mungkin nggak ngerti kalo tindakannya merugikan saya

Jadi, yang perlu saya lakukan adalah saya berusaha memaafkan segala tindakan orang tersebut. Juga memaafkan diri saya karena respon saya tempo lalu.

Saat ini ketika saya pikir mendalam, respon saya yang menganggap tindakan orang tersebut melukai perasaan saya itu adalah respon nggak tepat. Seharusnya saya nggak melakukan respon itu.

Saya perlu mengikhlaskan perasaan terluka saya, berusaha untuk nggak mudah baper lagi di kemudian waktu.

Orang yang memiliki pembawaan tenang, nggak mudah terpancing emosi. Idealnya orang-orang yang menggunakan internet memiliki pembawaan yang tenang, biar nggak mudah tersulut emosi marah berlebihan.

Udah jadi rahasia umum kalo netizen itu mudah memaki, menghina, merendahkan orang lain segampang mengetik pake jari karena lupa konsekuensi melakukan tindakan itu.

Sebenarnya yang dirugikan pertama adalah diri sendiri yang mudah menghina orang lain. Pemikiran dan perasaannya tercemari hal negatif semacam iri dengki. Orang kedua yang dirugikan tentu saja orang yang dikata-katain.

Fix, bahwa siapapun yang berinteraksi dengan manusia, butuh ketenangan pikiran dan perasaan.

Saya jadi ingat pernah mendengar seseorang bilang begini:

"Setiap orang yang masih hidup punya kemungkinan berbuat salah."

Jadi, kita harus terus berhati-hati dalam berucap dan berperilaku. Semoga apa yang keluar dari kita, bukan hal yang menyakiti orang lain.

Jika kita berada di posisi yang mendapat ucapan atau perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain, semoga kita mampu membalasnya dengan kebaikan. Biar hidup kita tentram tanpa dendam.

Ini tulisan untuk pengingat diri saya pribadi.

Terimakasih udah membaca cerita saya hari ini.

Wiradesa, 6 Maret 2022

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEi20lfnow3QxP3Kc-J97UjazD-A6Rmlw2zsWiEtWELV9fxwTi5ziEoaqksJpcNF5osZygSDl-dUUkv0iYgkarvFHqdTTy7n_hFdYLSDtzyXe4H6hhHEoSVRXuF_e6h-o-P7yo8ZoF0KCSLPG0n2mEKgZWL_-weYvfWWDQnUgspQxLuSAuVUz72nZFidrg=s16000
https://shp.ee/bpf6c9h
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhD0Eq7xBQ7tIFbIK7Q_ECgIN6RtBZmrjR9YqggvtcsZ1CoHXwNN9jIsBMKBq03Zya3OntDoqh5E-nEGOnJX7nKl6fpqanGh9_DJV1IqQCUl3UkdtugmLBieSak_Pq-ahg6VdfxcaSCLmJJob8e2ndhYblPOVR0ejd3wIC-6qGxS2rorSdmueB1gpkRzA=s16000
https://shp.ee/m8bycch
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhMHrequR_uiFqHUSPt2thla2lqOVUNoui7mo8a0RoSEJ11oovhPG4cQSxMs2ltpJ5FZcuZg59zkwasw7EWVTL7xyNLsB3KjN5wztNTU4ETP_K9wI9FjqeMfZr4becfFFc7xKjiLuIA9IBihgRbo98bVwbu_T09Lh6OZbG0PSN2aLK2q5ZKwyqPoMJn0Q=s16000
https://shp.ee/6p8qtih
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgjJ6RZa4pWp-Tb7MaMnnsm-M7-RX3ho3v0o2WMDZMWHpsjY8p-KGJwUw8n4Ip2mVIpAsDT6kFhsMd433EisJCycOjTTt0i_AzcctOSV_i5gxi94W-MrUQgLmsdg9sw2rAOlSSWnayIXB63EwI4H1HdExTGwYmtm4H5RgUN5sj1tWniSQQ7Qu6CODx5uw=s16000
https://shp.ee/uap8v7h

Posting Komentar

0 Komentar