Tanam Pohon Tiap Hari Selama 48 Tahun

Awal bulan biasanya jadi patokan untuk memulai sesuatu.

Biar gampang aja nandainnya.

Mumpung ini di awal bulan, yuk, kamu mau ngapain?

Mau bikin kebiasaan baru? Gaskeun aja sekarang!

Misalnya mau membiasakan berolahraga, ya ini saatnya.

Saya pernah baca sebuah pernyataan yang nampol.

"Waktu terbaik untuk menanam pohon adalah 20 tahun lalu. Waktu terbaik berikutnya adalah sekarang."

Membahas tanam pohon, saya bertemu dengan berita tahun 2017 ini: Selama 48 tahun pria ini tanam satu pohon tiap hari.

Abdul Samad Sheikh. ©Daily Star
 

Jadi, diberitakan bahwa ada seorang bernama Abdul Samad Sheikh, pria penarik becak dari Bangladesh yang rutin menanam setidaknya satu pohon setiap hari sejak ia berusia 12 tahun.

Ketika berita itu dirilis, Abdul Samad Sheikh berusia 60 tahun. Jadi, ia sudah rutin melakukan tanam pohon selama 48 tahun di tahun 2017 itu. Perkiraan jumlah pohon yang sudah ia tanam sebanyak lebih dari 17.500 pohon.

Saking cintanya ia terhadap lingkungan. Sang istri seringkali memarahinya, namun Abdul Samad Sheikh terus melakukan rutinitasnya tersebut.

Saya kutip dari berita tersebut:

"Saya tak bisa tidur sepanjang malam kalau tidak menanam sebatang pohon," kata dia ketika diwawancara harian the Daily Star dan dilansir laman Oddity Central, Selasa (4/7).

"Saya sudah menanam pohon sejak usia 12 tahun. Seringnya saya menanam di tanah milik pemerintah supaya tidak ada orang berani menebangnya. Saya juga merawat dan menyiramnya. Saya cinta semua makhluk hidup, binatang juga, tapi terutama pohon," kata Samad.

"Pendapatannya tidak besar dan dia harus mengidupi keluarga," ujar Jorna, sang istri. "Kadang saya melarang dia menanam tapi dia tidak mau dengar. Cintanya menanam pohon tidak bisa dicegah."

"Saya tidak pernah melarang ayah untuk tidak menanam pohon. Dia berbuat baik untuk lingkungan," kata Kutub, anak Samad berusia 30 tahun.

Tetangga Samad sudah tahu mengenai kebiasaan uniknya itu. Sebagian orang mengaku sudah melihatnya menanam pohon sejak dia masih kecil. Sejumlah warga menunjukkan ada banyak pohon-pohon besar yang sudah Samad tanam. Mereka salut dan hormat kepada Samad.

Dari pengalaman hidup Bapak Abdul Samad Sheikh, kita bisa belajar bahwa melakukan satu hal kebaikan setiap hari itu sangat bermakna. Bukan aktifitas yang sia-sia.

Pak Abdul Samad Sheikh melakukan kecintaannya melakukan kebaikan. Bukan karena mengejar uang. Ketulusan yang mahal di akhir zaman.

Di saat banyak orang yang berlomba-lomba mengejar materi dunia lalu saling pamer harta, Pak Abdul Samad Sheikh justru mengajarkan untuk berbuat baik setulus hati serutin mungkin tiap hari.

Terimakasih, Pak Abdul Samad. Kisah bapak menginspirasi orang-orang yang berpikiran terbuka untuk berkembang lebih baik.

Jadi, kamu mau memulai rutinitas kebaikan apa hari ini?

Terimakasih udah membaca cerita saya hari ini.

Wiradesa, 1 Maret 2022

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEi20lfnow3QxP3Kc-J97UjazD-A6Rmlw2zsWiEtWELV9fxwTi5ziEoaqksJpcNF5osZygSDl-dUUkv0iYgkarvFHqdTTy7n_hFdYLSDtzyXe4H6hhHEoSVRXuF_e6h-o-P7yo8ZoF0KCSLPG0n2mEKgZWL_-weYvfWWDQnUgspQxLuSAuVUz72nZFidrg=s16000
https://shp.ee/bpf6c9h
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhD0Eq7xBQ7tIFbIK7Q_ECgIN6RtBZmrjR9YqggvtcsZ1CoHXwNN9jIsBMKBq03Zya3OntDoqh5E-nEGOnJX7nKl6fpqanGh9_DJV1IqQCUl3UkdtugmLBieSak_Pq-ahg6VdfxcaSCLmJJob8e2ndhYblPOVR0ejd3wIC-6qGxS2rorSdmueB1gpkRzA=s16000
https://shp.ee/m8bycch
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhMHrequR_uiFqHUSPt2thla2lqOVUNoui7mo8a0RoSEJ11oovhPG4cQSxMs2ltpJ5FZcuZg59zkwasw7EWVTL7xyNLsB3KjN5wztNTU4ETP_K9wI9FjqeMfZr4becfFFc7xKjiLuIA9IBihgRbo98bVwbu_T09Lh6OZbG0PSN2aLK2q5ZKwyqPoMJn0Q=s16000
https://shp.ee/6p8qtih
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgjJ6RZa4pWp-Tb7MaMnnsm-M7-RX3ho3v0o2WMDZMWHpsjY8p-KGJwUw8n4Ip2mVIpAsDT6kFhsMd433EisJCycOjTTt0i_AzcctOSV_i5gxi94W-MrUQgLmsdg9sw2rAOlSSWnayIXB63EwI4H1HdExTGwYmtm4H5RgUN5sj1tWniSQQ7Qu6CODx5uw=s16000
https://shp.ee/uap8v7h

Posting Komentar

0 Komentar